ANALISIS KESESUAIAN PENGUNGKAPAN DANA KEBAJIKAN DAN DANA NON HALAL DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN BANK SYARIAH DI ERA DIGITAL
Kata Kunci:
Charity Fund, Non-Halal Fund, Disclosure, Islamic Bank, Digital EraAbstrak
The development of digital technology has driven a transformation in the Islamic banking financial reporting system, demanding increased transparency and accountability of information. One important aspect of Islamic bank financial reports is the disclosure of charitable and non-halal funds, reflecting compliance with sharia principles and the institution's social responsibility. Charity funds are funds originating from social sources and used for the benefit of the community, while non-halal funds are funds obtained from transactions that do not comply with sharia principles and must be managed and distributed in accordance with applicable regulations. This study aims to analyze the appropriateness of disclosure of charitable and non-halal funds in the Notes to the Financial Statements (CaLK) of Islamic banks in Indonesia in the digital era. The study used a qualitative descriptive method with a content analysis approach to the financial statements and annual reports of Islamic banks. The analysis was conducted by comparing the disclosure practices of Islamic banks with the provisions contained in PSAK 101 and the Indonesian Islamic Banking Accounting Guidelines (PAPSI). The results are expected to provide an overview of the level of compliance of Islamic banks in disclosing charitable and non-halal funds and demonstrate the role of digitalization in increasing transparency and accountability in Islamic financial reporting.
Referensi
Abdullah, M. W. (2021). Akuntabilitas Berbasis Sharia Enterprise Theory dalam Mewujudkan Ekonomi Sustainable. BALANCA: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Islam, 3(1), 1–20.
Aryanti, S., & Masyhuri. (2025). Analisis Sistem Pelaporan Keuangan Syariah dalam Meningkatkan Transparansi dan Akuntabilitas Lembaga Keuangan Islam. Indonesia Economic Journal, 2(1), 45–58.
Berlian, B. (2022). Akuntabilitas, Zakat dan Sharia Enterprise Theory (SET). Asy-Syarikah: Jurnal Lembaga Keuangan, Ekonomi Dan Bisnis Islam, 4(2), 113–125.
Fauziah, & Hermawan. (2024). Implementasi PSAK 101 dalam Pengungkapan Dana Kebajikan dan Dana Non Halal pada Bank Syariah. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 10(2), 1420–1432.
Harahap, S. S. (2021). Akuntansi Islam. Bumi Aksara.
Lenap, I. P., & Putra, I. N. (2019). Pengungkapan Pendapatan Non-Halal: PSAK 109 Versus Praktik. Jurnal Akuntansi Aktual, 6(2), 84–95.
Mardian, S. (2019). Analisis Pendapatan Non Halal Perbankan Syariah di Indonesia: Sumber dan Penggunaannya. Jurnal Iqtisaduna, 5(2), 235–250.
Nurhayati, S., & Wasilah. (2023). Akuntansi Syariah di Indonesia. Salemba Empat.
Nurjayani, D., & Harsanto, M. F. (2025). Analisis Penerimaan dan Penggunaan Dana Non Halal Berdasarkan PSAK 109 pada Bank Syariah Indonesia. Journal of Islamic Economics An Nuqud, 2(1), 49–56.
Prasetyo, A., & Nurhasanah. (2024). Digital Financial Reporting dan Transparansi Informasi pada Industri Perbankan Syariah. Jurnal Ekonomi Syariah Teori Dan Terapan, 11(1), 77–91.
Wiroso. (2021). Akuntansi Perbankan Syariah. Salemba Empat.
Yuliana, R., & Mardian, S. (2022). Transparansi Pengungkapan Dana Non Halal pada Laporan Keuangan Bank Syariah. Jurnal Ekonomi Dan Keuangan Islam, 8(1), 25–39.
Yusni, R. (2024). Analisis Penyajian dan Pengungkapan Dana Non Halal pada BAZNAS Kabupaten Bone. Jurnal Akuntansi Syariah, 4(1), 41–54.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Nur Aisyah, Indrih Br Harahap, Hasta La Victoria Siempre, M Royhan Safdan Muzaki Harahap

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.








