PENGARUH DEWAN PENGAWAS SYARIAH, DEWAN KOMISARIS DAN KOMITE AUDIT TERHADAP MANAJEMEN LABA PADA PERBANKAN SYARIAH
Kata Kunci:
Manajemen laba,, Dewan Pengawas Syariah,, Dewan Komisaris,, dan Komite AuditAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menguji bagaimana pengaruh dewan pengawas syariah, dewan komisaris dan komite audit terhadap manajemen laba pada bank perbankan syariah di Indonesia. Berdasarkan analisis data yang sudah dilakukan akan membantu investor maupun kreditor dalam memahami kondisi perusahaan dan membantu dalam pengambilan keputusan. Laporan keuangan yang digunakan sebagai acuan informasi terhadap kinerja perusahaan pada periode tertentu menjadikan peran yang utama pada perbankan syariah. Populasi data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder diambil dari laporan keuangan tahunan periode 2017 – 2021. Metode sampel yang digunakan adalah metode purposive sampling dan diolah menggunakan software SPSS dengan analisis regresi linier berganda. Hasil yang diperoleh ialah dewan pengawas syariah tidak berpengaruh terhadap manajemen laba pada perbankan syariah. Hal tersebut ditunjukkan dari hasil pengujian t pada tabel 1.11 didapat besarnya nilai t hitung dalam dewan pengawas syariah yakni 0,559 dan tingkat signifikansi 0,580. Dengan nilai t hitung (0,559) < t tabell (1,696) serta nilai signifikan (0,580) > 0,05 bisa dipahami apabila variabel dewan pengawas syariah tidak berpengaruh pada manajemen laba pada perbankan syariah. Kemudian dewan komisaris tidak berpengaruh terhadap manajemen laba pada perbankan syariah. Hal tersebut ditunjukkan dari hasil pengujian t pada tabel 1.11 didapat Besarnya nilai t hitung pada dewan komisaris yakni 0,661 dan derajat signifikansi 0,514. Dengan nilai t hitung (0,661) < t tabel (1,696) serta nilai signifikan (0,514) > 0,05 bisa dipahami apabila variabel dewan komisaris tidak berpengaruh pada manajemen laba pada perbankan syariah. Kemudian komite audit tidak berpengaruh terhadap manajemen laba pada perbankan syariah. Hal tersebut ditunjukkan dari hasil pengujian t pada tabel 1.11 didapat Besarnya nilai t hitung pada komite audit yakni -0,152 dan derajat signifikansi 0,880. Dengan nilai t hitung (-0,162) < t tabel (1,696) serta nilai signifikan (0,880) > 0,05 bisa dipahami apabila variabel komite audit tidak berpengaruh pada manajemen laba pada perbankan syariah. Adapun dewan pengawas syariah, dewan komisaris dan komite audit tidak berpengaruh terhadap manajemen laba pada perbankan syariah. Hal tersebut diperkuat dari hasil pengujian F pada tabel 1.12 didapat nilai F hitung untuk dewan pengawas syariah, dewan komisaris, dan komite audit yakni 2,111 dengan besar tingkat signifikansi 0,084. Dengan nilai F hitung (2,111) < F tabel (2,934) dengan nilai signifikansi (0,084) > 0,05 bisa dipahami jika variabel dewan pengawas syariah, dewan komisaris, dan komite audit tidak berpengaruh pada manajemen laba pada perbankan syariah.
Referensi
Azizah, J., & NR, E. (2020). Pengaruh Dewan Komisaris, Komite Audit, Dan Dewan Pengawas Syariah Terhadap Kinerja Perbankan Syariah. Jurnal Eksplorasi Akuntansi, 2(1), 2554–2569. https://doi.org/10.24036/jea.v2i1.229
Ermawati, L. (2020). Liya Dan Nia 2020. 01(01), 61–70.
Fandriani, V., & Tunjung, H. (2019). Pengaruh Profitabilitas, Leverage, Ukuran Perusahaan. Jurnal Multiparadigma Akuntansi, I(2), 505.
Komputer, J. I., & Jikem, M. (2022). Jurnal Ilmu Komputer, Ekonomi dan Manajemen (JIKEM). 2(1), 923–926.
Nidal', D. T. (2021). Dewaln Pengalwals Syalrialh, Dewaln Komisalris daln Komite Aludit Terhaldalp Malnaljemen Lalbal Paldal Perbalnkaln Syralialh. Universitals Islalm Sultaln Algung.
Prastiti, A., & Meiranto, W. (2013). 18-0007. 2, 1–12.
Purnama, D. (2017). Pengaruh Profitabilitas, Leverage, Ukuran Perusahaan, Kepemilikan Institusional Dan Kepemilikan Manajerial Terhadap Manajemen Laba. Jurnal Riset Keuangan Dan Akuntansi, 3(1), 1–14. https://doi.org/10.25134/jrka.v3i1.676
Satia Wardani, D., Nurbaiti, & Daim Harahap, R. (2023). Pengaruh Modal Kerja, Total Asset Turn Over, dan Debt Equity Ratio terhadap Profitabilitas pada Perusahaan Makanan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Ilmu Komputer, Ekonomi dan Manajemen (JIKEM), 3(1), 174–195.
Suryanto, T. (2017). Manajemen Laba Pada Bank Syariah Di Indonesia: Peran Komite Audit Dan Dewan Pengawas Syariah. Kinerja, 18(1), 90–100. https://doi.org/10.24002/kinerja.v18i1.520
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Nur Hidayah Pulungan, Nurbaiti, Juliana Nasution

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.












