Proses Peer Review

Al-Insyirah: Jurnal Pendidikan dan Konseling Islam menggunakan sistem pengajuan dan penelaahan artikel secara daring (online submission and peer-review system). Seluruh proses pengiriman naskah dan penelaahan dilakukan melalui sistem ini dengan kebijakan sebagai berikut:

  1. Dewan Editor bertanggung jawab dalam menyeleksi naskah yang masuk serta menunjuk reviewer yang sesuai dengan bidang keilmuan.
  2. Artikel hanya akan dipublikasikan apabila telah memenuhi pedoman penulisan (author guidelines) dan standar penyiapan naskah yang berlaku.
  3. Setiap artikel akan ditelaah oleh minimal satu reviewer independen yang kompeten di bidangnya.
  4. Reviewer dipilih berdasarkan pengalaman dalam melakukan penelaahan (review) dan/atau keahlian yang relevan dengan topik naskah.
  5. Proses penelaahan dilakukan dengan sistem double-blind review, di mana identitas penulis dan reviewer saling dirahasiakan.
  6. Proses review akan menilai aspek:
    • Kebaruan (novelty)
    • Objektivitas
    • Metodologi penelitian
    • Kontribusi ilmiah
    • Kejelasan kesimpulan
    • Kualitas dan relevansi referensi
  7. Editor akan menyampaikan keputusan akhir terhadap naskah kepada penulis korespondensi berdasarkan rekomendasi dari reviewer.
  8. Dewan Editor wajib menjaga kerahasiaan seluruh naskah yang masuk serta seluruh komunikasi dengan reviewer.
  9. Sebelum publikasi, penulis diwajibkan menandatangani pernyataan hak cipta (Copyright Notice).
  10. Dewan Editor mengikuti kebijakan jurnal terkait pengungkapan konflik kepentingan (conflict of interest) baik dari penulis maupun reviewer.

Keputusan Editorial

Al-Insyirah: Jurnal Pendidikan dan Konseling Islam menerapkan tiga jenis keputusan editorial, yaitu:

  1. Diterima (Accepted)
    Naskah diterima dan siap untuk dipublikasikan.
  2. Perlu Revisi (Revisions Required)
    Naskah dapat diterima setelah penulis melakukan perbaikan sesuai dengan masukan dari reviewer dan editor.
  3. Ditolak (Rejected)
    Naskah ditolak, biasanya karena tidak sesuai dengan fokus dan ruang lingkup jurnal, terdapat permasalahan metodologis yang signifikan, atau penyajian yang kurang jelas.